Asal-Usul Dan Sejarah Mesin Tebu

Mesin giling tebu merupakan alat yang digunakan untuk membantu proses pembuatan tebu menjadi gula, pada awalnya alat tersebut hanya ada di daerah Eropa namun semakin berkembang maju jaman sekarang ini, ternyata juga mempengaruhi kemajuan teknologi dari sederhana menjadi modern, tidak hanya di luar negeri di Indonesia juga ternyata mempengaruhi perusahaan gula pasir. Mereka lebih memilih menggunakan teknologi yang bersifat modern karena beberapa faktor yang menurutnya memang ternyata harus beralih dari sederhana menjadi modern. Diantaranya, karena semakin tingginya permintaan dari konsumen sehingga sangat tidak memungkinkan jika harus menggunakan teknologi yang sederhana. Karena teknologi sederhana memerlukan waktu yang cukup lama dan tenaga manusia yang cukup banyak pula. Berbeda halnya dengan teknologi modern, teknologi tersebut lebih sedikit menggunakan tenaga manusia dan prosesnya tidak lama. Setiap sesuatu yang baru pasti lebih memikat konsumen termasuk teknologi modern ini, tetapi segala sesuatu hal baik benda mati ataupun hidup tentu memiliki plus dan minus. Seperti halnya alat teknologi baik yang tradisional maupun modern tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, semua itu disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan.

Dampak Dan Keuntungan Adanya Mesin Tebu

Saat ini hampir semua perusahaan besar menggunakan mesin giling tebu yang modern, alasan utamanya tetap sama yaitu mampu mengefisiensikan waktu dan tidak memerlukan tenaga manusia karena mesin tersebut bekerja secara otomatis. Dampak yang ditimbulkan dari peradaban teknologi tradisional ke teknologi modern adalah, semakin meningkatkan angka pengangguran di Negara Indonesia, karena sudah tidak dibutuhkannya lagi tenaga manusia melainkan segala sesuatunya dikerjakan oleh mesin canggih. Mereka yang tidak memiliki keahlian khusus akan mengalami PHK dari perusahaannya. Teknologi memang semakin canggih dan mempermudah manusia tetapi juga merugikan manusia itu sendiri terutama bagi mereka yang tidak memiliki keahlian khusus dibidangnya.

Tetapi juga tidak menutup kemungkinan bahwa di daerah pedesaan sebagian perusahaan yang memproduksi gula masih menggunakan mesin tradisional dengan alasan yang beragam dan masuk akal. Disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan suatu perusahaan apakah ingin tetap menggunakan teknologi tradisional atau modern dalam menggunakan mesin giling tebu.