Catatan Bendahara: Pelajari Penggunaan Kwitansi Yang Baik

Menjadi bendahara bagi sebagian orang adalah momok yang menakutkan, pasalnya menyimpan uang yang bukan milik sendiri pasti terasa berat apalagi harus berkutat dengan pemasukan dan pengeluaran. Sebagai bendahara yang baik, Anda harus pelajari contoh kwitansi yang baik agar tidak banyak membuat kesalahan dalam mengerjakan tugas Anda sebagai bendahara.

Kwitansi Yang Baik Isinya Lengkap Dan Bisa Dibaca Dengan Mudah

Kwitansi merupakan bukti transaksi yang akan disimpan pembayar jika suatu ketika perlu dilakukan pengecekan. Kwitansi yang baik tentu memiliki tulisan yang dapat dibaca, lebih baik lagi jika tulisan tersebut indah dipandang. Namun yang tidak kalah penting adalah kelengkapan dari kwitansi tersebut. Berikut ini adalah cara penggunaan kwitansi yang baik:

  1. Isilah Mulai dari Atas ke Bawah secara Berurutan

Jangan merasa gugup ketika harus mengisi kwitansi yang bernilai besar, Anda justru harus tetap tenang dan menjernihkan pikiran Anda agar tidak ada kesalahan dalam mengisinya. Isilah dengan tenang dan fokus dari atas hingga ke bawah.

  1. Jangan Mudah Terganggu Oleh Pembayar Karena Diburu-buru

Pikiran seseorang pasti akan kacau jika diburu-buru ketika melakukan sesuatu, terlebih lagi jika Anda pertama kalinya dalam hal ini. Tetaplah tenang dengan menghela nafas dan fokus kepada apa yang Anda lakukan. Tanggapilah pembayar yang cerewet dengan senyuman.

  1. Isilah Sub Kwitansi Terakhir

Kwitansi terbagi menjadi dua bagian yaitu bagian yang lebar untuk pembayar dan bagian yang kecil atau sub kwitansi untuk laporan keuangan Anda. Utamakan untuk mengisi bagian kwitansi yang akan diberikan kepada pembayar terlebih dahulu.

  1. Pastikan Nomor Kwitansi sudah dicantumkan

Sebelum merobek bagian kwitansi untuk pembayar, Anda harus pastikan terlebih dahulu, Anda sudah selesai mengisi atau setidaknya mengingat nomor kwitansi agar tidak berpotensi menjadi masalah di masa depan. Agar lebih aman, Anda bisa menuliskan nomor kwitansi dari halaman depan hingga belakang dari saat Anda memperoleh kwitansi tersebut, dengan demikian Anda akan lebih menghemat waktu Anda.

  1. Lengkapi Semua Isian dengan Detailnya

Semua contoh kwitansi yang baik akan menyarankan Anda untuk mengisi secara detail semua isian dalam kwitansi, dan hal tersebut benar adanya. Pastikan ejaan nama pembayar sudah benar dan semua data yang Anda tuliskan sudah sesuai termasuk jumlah yang dibayarkan serta tanggal pembayaran.

  1. Tanda Tangan dan Nama Terang

Sebagai seseorang yang bertanggung jawab, maka Anda harus menuliskan nama terang di bawah tanda tangan Anda agar sewaktu-waktu ketika ada pengecekan terhadap pembayaran terkait, ada saksi yang bisa dimintai keterangan yaitu Anda. Anda dapat melihat berbagai contoh jenis kwitansi di link berikut ini http://khanfarkhan.com.