Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya!

Artikel kali ini akan membahas mengenai tips mencegah terjadinya penyakit HIV yang memiliki stigma atau anggapan negatif di masyarakat. HIV atau human imunodefisiensi virus merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang kekebalan atau sistem imun manusia. Manusia memiliki sistem kekebalan tubuh yang terdiri dari pasukan sel darah putih yang berfungsi sebagai tameng tubuh dalam menghadapi virus penyakit.

Nah virus HIV ini menyerang tameng yang ada di tubuh manusia sehingga apabila tamengnya telah rusak, tubuh manusia dapat dengan mudah diserang oleh bibit penyakit yang lain. Penyakit HIV ini tidak dapat disembuhkan namun dapat dilemahkan virusnya menggunakan obat anti retroviral.

Menyingkirkan Stigma Negatif Masyarakat Terhadap Penyakit HIV

Pasien yang menderita penyakit HIV masih sering dikucilkan dalam masyarakat. Padahal HIV merupakan penyakit yang ditularkan apabila ada kontak darah maupun kontak seksual yang dilakukan dengan penderita. Dengan kata lain apabila Anda berbicara, bersalaman, bahkan bertukar alat makan tidak dapat menularkan penyakit HIV ini.

Masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa penyakit HIV merupakan penyakit yang dapat ditularkan dengan mudah, sehingga banyak yang memilih untuk menjauhi orang dengan penyakit HIV. Padahal HIV ini bukan aib, tetapi penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. Berikut ini tips mencegah terjadinya penyakit HIV untuk diri dan keluarga Anda.

  • A untuk Absen

Absen merupakan salah satu istilah yang dapat dilakukan untuk pasangan suami istri yang sedang melakukan hubungan jarak jauh. Saat pasangan sedang pergi jauh, usahakan untuk absen dulu dalam melakukan hubungan seksual.

  • B untuk Bersikap Setia

Kesetiaan merupakan salah satu hal penting yang diperlukan dalam tips mencegah terjadinya penyakit HIV, karena bergonta-ganti pasangan menjadi salah satu faktor risiko tertularnya penyakit HIV.

  • C untuk Condom

Saat Anda melakukan hubungan seksual akan lebih aman apabila menggunakan kondom sebagai pelindung.

  • D untuk Drugs

Narkoba terutama jenis suntik merupakan salah satu faktor risiko tertularnya penyakit HIV, apalagi bila jarum digunakan secara bergantian.

  • E untuk Edukasi

Pendidikan atau peningkatan pengetahuan menjadi komponen penting ketika hendak mencegah terjadinya penularan HIV.