Konsumsi Makanan Ini Setelah Melahirkan

Memiliki buah hati adalah dambaan bagi semua orang terutama pasangan baru. Tidak afdol rasanya jika seorang pasangan jika tidak memiliki seorang anak. Untuk itu banyak pasangan yang melakukan banyak hal agar memperoleh seorang momongan. Bagi pasangan baru, seorang anak akan sangat diperhatikan keselamatan dan kesehatannya mulai dari dalam kandungan. Seorang ibu akan sangat menjaga kandungannya agar tidak bermasalah sama sekali. Selama mengandung memang banyak risiko penyakit yang bisa menyerang kesehatan bayi seperti penyakit tokso, BBLR maupun infeksi virus.

Jenis Makanan Untuk Ibu Menyusui

Selain menjaga kesehatan bayi selama kandungan, kesehatan bayi setelah dilahirkan juga perlu diperhatikan. Karena, bayi yang baru lahir juga memiliki risiko terserang berbagai penyakit karena sistem imun yang masih rendah. Salah satu cara membentuk sistem imun anak yang baik adalah dengan memberikan ASI eksklusif selama enam bulan. Selain itu, Anda juga perlu memberikan nutrisi bagi tubuh agar pengeluaran ASI lancar. Beberapa makanan yang perlu Anda konsumsi setelah melahirkan yaitu sebagai berikut:

  1. Ikan salmon

Ikan salmon memiliki kandungan DHA yang tinggi. DHA yang terdapat pada ASI sangat berguna bagi perkembangan syaraf anak.

  1. Telur

Telur memiliki kandungan protein yang tinggi. Protein ini sangat berguna bagi tubuh untuk menghasilkan energi bagi ibu menyusui.

  1. Jeruk

Ibu menyusui lebih banyak membutuhkan vitamin C. Konsumsi jeruk dapat meningkatkan kandungan Vitamin C dalam tubuh.

  1. Sayuran hijau

Sayuran hijau banyak mengandung vitamin A, kalsium, zat besi, Vitamin C dan zat antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Kandungan gizi ini berfungsi untuk menurunkan berat badan tubuh setelah hamil.

  1. Roti gandum

Bayi sangat membutuhkan asam folat untuk membantu proses pertumbuhan. Dengan mengonsumsi roti gandum, kandungan ASI pada tubuh Anda lebih besar dibandingkan dengan mengonsumsi roti tawar.

  1. Beras cokelat

Beras cokelat mengandung banyak karbohidrat yang sangat membantu meningkatkan energi tubuh dan meningkatkan produksi ASI, sehingga jumlah ASI untuk bayi Anda sangat adekuat.